"Aviation in itself is not inherently dangerous. But to an even greater degree than the sea, it is terribly unforgiving of any carelessness, incapacity or neglect."
— Captain A. G. Lamplugh, British Aviation Insurance Group, London. Circa early 1930's. This famous phrase has been reproduced on posters and plaques many times, with the attribution of 'anonymous.' I was told at a book signing that André Priester (one of the first Pan Am employee's) may have said it, and decided to check this with R. E. G. Davis who is curator of air transport history at the Smithsonian and author of a book on Pan Am. Ron called me back and told me the phrase pre-dates Priester, but that his research shows the originator of the phrase was Captain Lamplugh, who was quite well known in British aviation circles after W.W.I. |
|
|
|
|
Tuesday, 15 September 2009 00:00 |
Dari tanggal 9 sampai 11 September, FAA menyelenggarakan acara Tahunan Forum Internasional Keselamatan Penerbangan ke-6 di Washington DC, 500 orang dari 49 negara hadir dalam acara tersebut. Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Bapak Herry Bakti. Dalam kesempatan ini sangat berguna bila kita bisa berbagi informasi yang kita dapat dalam forum tersebut, dan kami akan fokus pada pesan utama yang terdapat dalam pidato pembukaan pada acara tersebut.
Pejabat FAA yang baru dilantik, Mr Randolp Babbit dalam pidato pembukaannya menyebutkan bahwa tingkat kecelakaan penerbangan yang fatal mengalami sedikit peningkatan dalam 12 bulan terakhir. Dia menyatakan bahwa aspek utama yang perlu dikembangkan adalah profesionalitas industri pada semua tingkatan. Profesional yang dia maksud berarti “Anda mengambil waktu yang cukup untuk memastikan bahwa seseorang belajar dengan cara yang benar, hingga terbiasa dengan hal-hal yang fundamental”. Dia menekankan dibutuhkannya waktu dari orang-orang yang berpengalaman untuk mentransfer pengetahuannya kepada yang lain. Pidatonya dapat anda dapatkan melalui: http://www.faa.gov/news/speeches/news_story.cfm?newsId=10797
Setelah itu dilanjutkan dengan pidato yang disampaikan oleh Kapten Alba, Direktur Keselamatan dan Keamanan LAN Airlines. LAN Airlines, yang berbasis di Cili, merupakan salah satu maskapai domestik dan internasional yang beroperasi di Amerika Selatan.
Kapten Alba menyajikan beberapa poin yang sangat menarik mengenai masalah yang dihadapi oleh maskapai yang beroperasi di beberapa negara berkembang, beserta aturan dan regulasi pada masing-masing negara. Satu-satunya jalan bagi LAN Airlines untuk mengadopsi berbagai macam regulasi adalah dengan mengadopsi program keselamatan dengan aspek-aspek sebagai berikut:
- Keselamatan adalah hal yang penting dan faktor yang tidak dapat ditawar.
- Perusahaan mendorong dan mensyaratkan kesesuaian dengan standar keselamatan.
- Keselamatan adalah tanggung jawab setiap orang dimulai dari Direktur Utama.
- Digalakkan adanya Laporan Keselamatan.
- Kesalahan adalah peluang untuk sebuah peningkatan/perbaikan.
- Target dan tujuan keselamatan operasional disebutkan dengan jelas, terukur dan ternilai.
Dua pidato di atas mengandung banyak pesan kearifan yang secara langsung berhubungan dengan Indonesia sebagaimana kita ketahui berada dalam perjalanan untuk meningkatkan keselamatan penerbangannya.
Sampai bertemu kembali.
FAA 6th Annual International Safety Forum
During 9-11 September, the FAA conducted its 6th Annual International Safety Forum in Washington DC. 500 people attended the forum from 49 countries. The Indonesian delegation was lead by the Director General, Pak Herry Bakti. It is useful to share some of the information provided in the forum and I have concentrated on the key messages made in the opening addresses.
The recently appointed FAA Administrator, Mr Randolph Babbit in his opening speech noted that the rate of fatal aviation accidents had made a marginal rise in the past 12 months. He stated that one major aspect that needed to be improved was in the overall level of professionalism in the industry. Professionalism he stated meant “You take as much time as is necessary to make sure that someone learns the right way, until the fundamentals become a reflex”. He stressed the need for the experienced people to take the time, or be given the time, to pass on their knowledge to others. His speech can be found at: http://www.faa.gov/news/speeches/news_story.cfm?newsId=10797
Mr Babbit was then followed by a speech made by Captain Alba, Director of Safety and Security LAN Airlines. LAN Airlines, based in Chile, is one of the main domestic and international airlines operating within South America.
Captain Alba provided some very interesting points on the problems faced by an airline that operates into many developing countries, each with their own rules and regulations. One way that LAN Airlines had adopted to the various regulations was to adopt a safety program with the following aspects:
- safety is an essential and nonnegotiable factor
- the company motivates and requires compliance to safety standards
- safety is everyone’s responsibility and starts with the CEO
- safety reporting is encouraged
- mistakes are an opportunity for improvement
- operational safety goals and objectives are well defined, measured and rewarded.
Both of these speeches contain many wise words that are directly related to Indonesia as it continues on its journey of improving aviation safety.
Until next time,
|
|
|
|
|
|
Industry Highlights:
Business Travel Awards 2009: International Airport (source: www.cntraveller.com)
Rank
|
Airport |
Score |
| 1 |
Beijing Capital International, China |
87.30 |
| 2 |
Incheon International Seoul, South Korea |
86.44 |
| 3 |
Changi, Singapore |
86.38 |
| 4 |
Schiphol, Amsterdam |
86.17 |
| 5 |
Hong Kong International |
85.65 |
| 6 |
Dubai International |
85.56 |
| 7 |
Madrid Barajas International |
84.53 |
| 8 |
Kuala Lumpur International |
84.47 |
| 9 |
Sydney |
84.40 |
| 10 |
Barcelona |
83.35 |
| 11 |
Zurich
|
77.63 |
| 12 |
Frankfurt |
76.84 |
| 13 |
Munich |
76.53 |
| 14 |
Copenhagen |
72.74 |
| 15 |
Vancouver |
71.06 |
|
|
|
|
|